Ekspansi perkebunan kelapa sawit di berbagai daerah Indonesia dinilai mempercepat penyusutan tutupan hutan dan menimbulkan tekanan besar terhadap fungsi ekologis hutan, ekosistem lokal, serta stabilitas iklim. Beberapa pakar dan lembaga lingkungan memperingatkan bahwa konversi hutan alam menjadi kebun sawit membawa dampak negatif yang signifikan terhadap keanekaragaman hayati dan layanan lingkungan.
Menurut laporan terbaru, deforestasi yang dipicu oleh ekspansi sawit tercatat sebagai salah satu penyebab utama kehilangan hutan alam di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Kebun sawit, yang umumnya menggunakan sistem monokultur hanya satu jenis tanaman tidak mampu menggantikan kompleksitas ekosistem hutan alam, sehingga satwa liar dan vegetasi asli kehilangan habitat dan pangan.



