Mitos atau Fakta : Puasa Ramadhan Membuat Gula Darah Jadi Normal?

Puasa Ramadhan dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Beredar pula anggapan bahwa puasa dapat membuat kadar gula darah dalam tubuh menjadi normal.

Menurut Dokter spesialis gizi klinik RS EMC Tangerang, Kristina Joy Herlambang. Menurutnya, anggapan ini secara singkat dapat disebut fakta tapi dengan beberapa catatan. Tergantung kondisi pasiennya seperti apa, kontrol gula darahnya seperti apa, dan puasanya seperti apa.

Hal ini tentu tidak berlaku bagi orang yang puasa tapi saat berbuka banyak mengonsumsi karbohidrat sederhana.

Punya Gula Darah Tinggi Apa Boleh Puasa di Bulan Ramadan?

Pada dasarnya, penyandang diabetes boleh berpuasa bila gula darah telah terkontrol. Namun, ada beberapa kelompok risiko terkait kondisi diabetes tersebut, mulai dari risiko ringan (gula darah terkontrol, HbA1C <7%, tanpa komplikasi ginjal, jantung, atau stroke) hingga risiko sangat tinggi (HbA1C >10%, sedang hamil atau sedang cuci darah, memiliki riwayat dirawat di rumah sakit akibat diabetes dalam 3 bulan terakhir).

Bagaimana Cara Agar Gula Darah Tetap Terkontrol saat Puasa?

Gula merupakan kandungan yang hampir bisa ditemukan di semua makanan mulai dari yang olahan, kemasan, hingga buah-buahan. Perlu diingat bahwa menderita diabetes bukan berarti tidak boleh mengonsumsi gula sama sekali, melainkan hanya perlu dibatasi konsumsinya.

Menurut Kementerian Kesehatan, batas asupan gula per harinya yaitu 4 sendok makan. Batas anjuran ini juga sudah mendekati dengan anjuran dari World Health Organization (WHO) yaitu kurang dari 10% dari total asupan energi yang Anda konsumsi perharinya.

Misalkan asupan energi yang Anda miliki yaitu 2.000 kalori per harinya, maka rekomendasi asupan gula yang dapat harus dikonsumsi yaitu sebanyak 10% dari total nilai kalori tersebut, yaitu 200 kalori atau 50 gram.

50 gram gula sendiri setara dengan 4 sendok makan gula, dan dalam 1 sendok teh gula terdapat 4 gram gula yang bisa ditampung. Oleh karena itu sebaiknya jika ingin mengonsumsi es teh manis saat berbuka puasa, cukup gunakan 1 sendok teh gula agar asupan gula dalam tubuh Anda tetap terjaga.

Untuk Anda yang tidak diabetes, ada baiknya jika Anda ikut serta memperhatikan asupan gula harian untuk mencegah terkena diabetes.

Mengkonsumsi Minuman Manis

Konsumsi minuman manis yang kandungan gulanya tinggi, makanan banyak tepung mengandung gula, rendah serat, tidak ada nutrisi vitamin dan mineralnya, proteinnya kurang, itu menjadi puasa yang tidak bermanfaat, malah bisa jadi memberatkan kondisi pasiennya.

Sebaliknya, jika puasa disertai dengan konsumsi makanan yang sehat secara bijak, maka ini akan bermanfaat baik termasuk menormalkan kadar gula darah.

Apakah Puasa Aman untuk Pasien Gula Darah Tinggi?

Kondisi gula darah tinggi menentukan seseorang boleh menjalani puasa atau tidak.

Perlu diketahui terlebih dahulu gula darah tingginya tuh setinggi apa, nah kita harus lihat bagaimana sih kontrol gula darahnya dia. Kita lihat hasil lab-nya, kalau HbA1c-nya tuh masih oke, kalau kontrol gula darahnya bagus, sebetulnya puasa itu justru akan bermanfaat bagi dia.

Jadi kita pantau dan kita kasih saran juga pengontrolan makanannya itu seperti apa selama puasa, saat buka, saat sahur, yang boleh dan enggak bolehnya, yang harus dihindari itu apa aja.

Sebaliknya, bagi pasien yang gula darahnya belum stabil dan masih menggunakan insulin, maka pasien harus hati-hati sekali.

zheltymedia
zheltymedia
Articles: 136

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *