Kanada tidak lagi bebas campak karena wabah yang sedang berlangsung. Hilangnya status eliminasi campak negara itu terjadi lebih dari setahun setelah virus yang sangat menular mulai menyebar dari Amerika Selatan.Diberitakan AP News, Kanada telah mencatat 5.138 kasus campak tahun ini dan dua kematian. Keduanya adalah bayi yang terpapar virus campak di dalam rahim dan lahir prematur.
Bebas campak tiga dekade
Sebelum peningkatan kasus ini, Kanada telah dinyatakan bebas campak selama tiga dekade. Itu dapat mendapatkan kembali status eliminasinya jika dapat mengekang penyebaran galur campak yang terkait dengan wabah saat ini setidaknya selama 12 bulan. Ahli imunologi Kanada Dawn Bowdish mengatakan kepada BBC bahwa ada banyak alasan di balik tingkat vaksinasi yang rendah, termasuk kurangnya akses ke dokter umum, tidak adanya pendaftaran vaksinasi nasional yang dapat digunakan orang Kanada untuk memeriksa status imunisasi mereka, dan penyebaran informasi yang salah.
Eliminasi campak adalah sebutan simbolis, tetapi mewakili pertempuran yang dimenangkan dengan susah payah melawan penyakit menular. Status itu diperoleh ketika sebuah negara menunjukkan bahwa itu menghentikan penyebaran virus yang berkelanjutan di dalam komunitas lokal, meskipun kasus sesekali mungkin masih muncul dari perjalanan.Dia juga mencatat kurangnya penjangkauan kesehatan masyarakat kepada masyarakat yang ragu-ragu atau tidak percaya terhadap vaksin.
Perjalanan Kanada dari Bebas Campak hingga Kembali Mewabah
Sebuah negara dinyatakan berhasil mengeliminasi campak apabila mampu menghentikan penyebaran virus secara berkelanjutan di komunitas lokal, meski kasus baru masih dapat muncul akibat perjalanan dari luar negeri.Campak biasanya diawali demam tinggi dan diikuti ruam di wajah serta leher.
Sebagian besar penderita dapat sembuh, namun campak tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian anak di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).Kanada berhasil memberantas campak pada 1998, disusul Amerika Serikat dua tahun kemudian. Setelah kampanye vaksinasi yang sukses, benua Amerika dinyatakan sebagai wilayah pertama di dunia yang bebas campak pada 2016. Pejabat kesehatan memperkirakan, vaksin campak telah mencegah 6,2 juta kematian di kawasan tersebut antara tahun 2000 hingga 2023.
Namun, tingkat vaksinasi kini turun di bawah ambang cakupan 95 persen yang diperlukan untuk menghentikan wabah. Wabah besar di Venezuela dan Brasil pada 2018–2019 sempat membuat kawasan Amerika kehilangan status eliminasi campaknya. Status itu berhasil direklamasi pada 2024, namun kembali hilang setelah wabah di Kanada.



